Rabu, 29 September 2010

Cinta SMA

Hem..
Kalau inget masa SMA jadi malu, jadi senyum_senyum sendiri gk jelas.
SMA itu masa yang benar_benar indah dan menyenangkan.
Senyum, canda, tawa, tangis, gurau semua ada jadi satu
Temen-temen, Guru-Guru, ruang kelas, bolos jam pelajaran ampe Cim0n alias Cinta m0nyet
Hahahahaha..

Senin, 06 April 2009

?????

Di balik senyumku
Aku menangis pilu...
Dalam ruang jiwaku
Ada denyut kekosongan
Mengiris hatiku..
Mengikis keyakinanku..
Tentang hidupKu..

Di dalam kesunyian
aku rindukan hiduP iNi..
Oh Tuhan sampai kapan harus kucari
Kedamaian hati mewarnai hidupku..

Di genggam tanganku
Ada sebongkah permata..
Namun duri di hati
Sungguh perih tak tertahan..
Menusuk hatiku..
Runtuhkan keangkuhanku..

Oh..
Yang aku rindukan
Kedamaian hati dLm hiduPku
Hingga hiduPku berakhiR bersaMamu...

Kamis, 02 April 2009

Tradisi Hari Valentine di negara-negara non-Barat

Tradisi Hari Valentine di negara-negara non-Barat

Di Jepang, Hari Valentine sudah muncul berkat marketing besar-besaran, sebagai hari di mana para wanita memberi para pria yang mereka senangi permen cokelat. Namun hal ini tidaklah dilakukan secara sukarela melainkan menjadi sebuah kewajiban, terutama bagi mereka yang bekerja di kantor-kantor. Mereka memberi cokelat kepada para teman kerja pria mereka, kadangkala dengan biaya besar. Cokelat ini disebut sebagai Giri-choko, dari kata giri (kewajiban) dan choco (cokelat). Lalu berkat usaha marketing lebih lanjut, sebuah hari balasan, disebut “Hari Putih”(White Day) muncul. Pada hari ini (14 Maret), pria yang sudah mendapat cokelat pada hari Valentine diharapkan memberi sesuatu kembali.

Di Taiwan, sebagai tambahan dari Hari Valentine dan Hari Putih, masih ada satu hari raya lainnya yang mirip dengan kedua hari raya ini ditilik dari fungsinya. Namanya adalah "Hari Raya Anak Perempuan" (Qi Xi). Hari ini diadakan pada hari ke-7, bulan ke-7 menurut tarikh kalender kamariyah Tionghoa.

Di Indonesia, budaya bertukaran surat ucapan antar kekasih juga mulai muncul. Budaya ini menjadi budaya populer di kalangan anak muda. Bentuk perayaannya bermacam-macam, mulai dari saling berbagi kasih dengan pasangan, orang tua, orang-orang yang kurang beruntung secara materi, dan mengunjungi panti asuhan di mana mereka sangat membutuhkan kasih sayang dari sesama manusia. Pertokoan dan media (stasiun TV, radio, dan majalah remaja) terutama di kota-kota besar di Indonesia marak mengadakan acara-acara yang berkaitan dengan valentine.

Valentine's Day

Hari Valentine (bahasa Inggris: Valentine's Day), pada tanggal 14 Februari adalah sebuah hari di mana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakan cintanya di Dunia Barat. Asal-muasalnya yang gelap sebagai sebuah hari raya Katolik Roma didiskusikan di artikel Santo Valentinus. Beberapa pembaca mungkin ingin membaca entri Valentinius pula. Hari raya ini tidak mungkin diasosiasikan dengan cinta yang romantis sebelum akhir Abad Pertengahan ketika konsep-konsep macam ini diciptakan.

Hari raya ini sekarang terutama diasosiasikan dengan para pencinta yang saling bertukaran notisi-notisi dalam bentuk "valentines". Simbol modern Valentine antara lain termasuk sebuah kartu berbentuk hati dan gambar sebuah Cupido (Inggris: cupid) bersayap. Mulai abad ke-19, tradisi penulisan notisi pernyataan cinta mengawali produksi kartu ucapan secara massal. The Greeting Card Association (Asosiasi Kartu Ucapan AS) memperkirakan bahwa di seluruh dunia sekitar satu milyar kartu valentine dikirimkan per tahun. Hal ini membuat hari raya ini merupakan hari raya terbesar kedua setelah Natal di mana kartu-kartu ucapan dikirimkan. Asosiasi yang sama ini juga memperkirakan bahwa para wanitalah yang membeli kurang lebih 85% dari semua kartu valentine.

Di Amerika Serikat mulai pada paruh kedua abad ke-20, tradisi bertukaran kartu diperluas dan termasuk pula pemberian segala macam hadiah, biasanya oleh pria kepada wanita. Hadiah-hadiahnya biasa berupa bunga mawar dan cokelat. Mulai tahun 1980-an, industri berlian mulai mempromosikan hari Valentine sebagai sebuah kesempatan untuk memberikan perhiasan.

Sebuah kencan pada hari Valentine seringkali dianggap bahwa pasangan yang sedang kencan terlibat dalam sebuah relasi serius. Sebenarnya valentine itu Merupakan hari Percintaan, bukan hanya kepada Pacar ataupun kekasih, Valentine merupakan hari terbesar dalam soal Percintaan dan bukan berarti selain valentine tidak merasakan cinta.

Di Amerika Serikat hari raya ini lalu diasosiasikan dengan ucapan umum cinta platonik "Happy Valentine's", yang bisa diucapkan oleh pria kepada teman wanita mereka, ataupun, teman pria kepada teman prianya dan teman wanita kepada teman wanitanya.


Sejarah Hari Valentine

Perayaan Kesuburan bulan Februari

Asosiasi pertengahan bulan Februari dengan cinta dan kesuburan sudah ada sejak dahulukala. Menurut tarikh kalender Athena kuno, periode antara pertengahan Januari dengan pertengahan Februari adalah bulan Gamelion, yang dipersembahkan kepada pernikahan suci Dewa Zeus dan Hera.

Di Roma kuno, 15 Februari adalah hari raya Lupercalia, sebuah perayaan Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Sebagai bagian dari ritual penyucian, para pendeta Lupercus meyembahkan korban kambing kepada sang dewa dan kemudian setelah minum anggur, mereka akan lari-lari di jejalanan kota Roma sembari membawa potongan-potongan kulit domba dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai. Terutama wanita-wanita muda akan maju secara sukarela karena percaya bahwa dengan itu mereka akan dikarunia kesuburan dan bisa melahirkan dengan mudah.

Hari Raya Gereja

Menurut Ensiklopedi Katolik (Catholic Encyclopaedia 1908), nama Valentinus paling tidak bisa merujuk tiga martir atau santo (orang suci) yang berbeda:

Koneksi antara ketiga martir ini dengan hari raya cinta romantis tidak jelas. Bahkan Paus Gelasius I, pada tahun 496, menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada yang diketahui mengenai martir-martir ini namun hari 14 Februari ditetapkan sebagai hari raya peringatan santo Valentinus. Ada yang mengatakan bahwa Paus Gelasius I sengaja menetapkan hal ini untuk mengungguli hari raya Lupercalia yang dirayakan pada tanggal 15 Februari.

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836. Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.

Valentinius

Guru ilmu gnostisisme yang berpengaruh Valentinius, adalah seorang calon uskup Roma pada tahun 143. Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep... dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan"..." [1].

Era abad pertengahan

Catatan pertama dihubungkannya hari raya Santo Valentinus dengan cinta romantis adalah pada abad ke-14 di Inggris dan Perancis, di mana dipercayai bahwa 14 February adalah hari ketika burung mencari pasangan untuk kawin. Kepercayaan ini ditulis pada karya sang sastrawan Inggris Pertengahan ternama Geoffrey Chaucer pada abad ke-14. Ia menulis di cerita Parlement of Foules ("Percakapan Burung-Burung") bahwa

For this was sent on Seynt Valentyne's day ("Bahwa inilah dikirim pada hari Santo Valentinus")
When every foul cometh there to choose his mate ("Saat semua burung datang ke sana untuk memilih pasangannya")

Pada jaman itu bagi para pencinta sudah lazim untuk bertukaran catatan pada hari ini dan memanggil pasanagan mereka "Valentine" mereka. Sebuah kartu Valentine yang berasal dari abad ke-14 konon merupakan bagian dari koleksi pernaskahan British Library di London. Kemungkinan besar banyak legenda-legenda mengenai santo Valentinus diciptakan pada jaman ini. Beberapa di antaranya bercerita bahwa:

  • Sore hari sebelum santo Valentinus akan gugur sebagai martir (mati syuhada), ia menulis sebuah pernyataan cinta kecil yang diberikannya kepada sipir penjaranya yang tertulis "Dari Valentinusmu".
  • Ketika serdadu Romawi dilarang menikah oleh Kaisar Claudius II, santo Valentinus secara rahasia membantu menikahkan mereka.

Pada kebanyakan versi legenda-legenda ini, 14 Februari dihubungkan dengan keguguran sebagai martir.

Hari Valentine pada era modern

Hari Valentine kemungkinan diimpor oleh Amerika Utara dari Britania Raya, negara yang mengkolonisasi daerah tersebut. Di Amerika Serikat kartu Valentine pertama yang diproduksi secara massal dicetak setelah tahun 1847 oleh Esther A. Howland (1828 - 1904) dari Worcester, Massachusetts. Ayahnya memiliki sebuah toko buku dan toko peralatan kantor yang besar dan ia mendapat ilham untuk memproduksi kartu dari sebuah kartu Valentine Inggris yang ia terima. (Semenjak tahun 2001, The Greeting Card Association setiap tahun mengeluarkan penghargaan "Esther Howland Award for a Greeting Card Visionary".)


Jumat, 20 Maret 2009

Kerak Bumi Lebih Mudah Mencair Daripada Perkiraan


Washington (ANTARA/Xinhua-OANA) - Kerak Bumi lternyata lebih mudah mencair dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya, demikian hasil satu studi oleh University of Missouri, AS yang disiarkan Kamis di dalam jurnal "Nature".

Di dalam studi tersebut, para peneliti mengukur seberapa baik batu menghadapi panas dengan temperatur yang berbeda dan mendapati bahwa batu menjadi lebih panas di dalam kerak bumi, batu menjadi insulator yang lebih baik dan konduktor yang lebih buruk.

Temuan itu memberi pandangan yang mendalam mengenai bagaimana magma terbentuk dan akan menghasilkan contoh yang lebih baik mengenai benturan benua dan pembentukan sabuk gunung.

"Dengan keberadaan sumber panas luar, batu akan menjadi panas lebih efektif dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya," kata profesor ilmu geologi di MU College of Arts and Science, Allan Whittington .

"Kami menerapkan temuan kami pada model komputer yang meramalkan apa yang terjadi pada bebatuan ketika terkubur dan menjadi panas di sabuk gunung, seperti Himalaya hari ini atau Black Hills di South Dakota dalam geologi masa lalu. Kami mendapati bahwa rangkaian panas, yang disebabkan oleh gerakan tektonik selama pembentukan sabuk gunung, dengan sangat mudah menyulut pencairan kerak bumi," kata Allan Whittington .

Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan teknik yang berlandaskan laser guna menentukan berapa lama panas tersalur melalui sampel batu yang berbeda. Dalam semua sampel, penyebaran panas, atau seberapa baik satu materi mengirim panas, turun dengan cepat dengan peningkatan temperatur. Para peneliti mendapati bahwa penyebaran panas batu panas dan magma menjadi separuh apa yang sebelumnya diperkirakan.

"Kebanyakan pencairan kerak bumi terjadi akibat intrusi magma panas dasar dari lapisan Bumi," kata profesor ilmu geologi di MU College of Arts and Science,Peter Nabelek .

"Masalahnya ialah selama benturan benua, kami tak melihat intrusi magma dasar ke dalam kerak benua. Percobaan ini menunjukkan bahwa akibat penyebaran panas yang rendah, rangkaian panas jadi jauh lebih cepat dan lebih efisien, dan segera setelah batu menjadi panas, benda itu tetap lebih panas dalam waktu yang jauh lebih lama. Tentu saja, proses ini memerlukan waktu jutaan tahun dan kami hanya dapat menirukannya di komputer. Data baru ini akan memungkinkan kami menciptakan model komputer yang secara lebih akurat menyajikan proses yang terjadi selama benturan benua," kata Peter Nabelek .

8 aLasan Kenapa Pasangan Selingkuh

KOMPAS.com — Berdasarkan data, ternyata 26-30 persen kasus perselingkuhan disebabkan kehidupan seksual yang tidak memuaskan

Demikian diungkap ginekolog dan konsultan seks Boyke Dian Nugraha pada seminar bertema "Love, Sex and Harmony" di Jakarta, Kamis (19/3).

Kehidupan seksual yang tidak memuaskan bisa ditandai dengan pernyataan, "Aduh dok, istri saya itu solo. Datang-datang langsung buka baju, kayak kambing guling aja," kata Boyke.

Kata Boyke, perlu bagi pasangan untuk tahu teknik-teknik berhubungan seks sehingga tidak langsung 'tancap gas'.

Bila hal ini menjadi kebiasaan, akan menjadi bumerang bagi pasangan sendiri. Perselingkuhan pun bisa jadi solusi untuk itu. Sekurangnya ada 8 alasan kenapa pasangan Anda selingkuh:

1. Pelarian emosional dari pasangannya.

2. Rasa ingin tahu tentang seperti apa seks dengan orang lain yang bukan pasangannya. Semuanya itu bermula dari rasa penasaran akan apa yang ada di balik itu (maksudnya di balik celana dalam pria). "Bagaimana sih rasanya bercinta dengan pria kulit hitam karena suaminya berkulit putih," Boyke mencontohkan.

3. Kemarahan atau permusuhan yang terpendam dengan pasangannya.

4. Keinginan untuk merasakan lebih banyak seks atau jenis seks yang berbeda dari yang didapat dari pasangannya.

5. Dorongan ego.

6. Ketidakmampuan membentuk komitmen yang dalam.

7. Menghindar dari masalah perkawinan atau pribadi.

8. Untuk menghilangkan rasa sakit akibat kehilangan, sebagai contohnya, kematian orang yang dicintai atau anak yang pergi sekolah ke tempat lain.

Ketika pasangan menyadari adanya persoalan di atas, sebaiknya menyadari secepatnya. Lalu apakah berani pasangan membuka diri dan menjalin komunikasi yang sehat untuk mengemukakan persoalan secara terbuka. Jika tidak, maka pintu gerbang perselingkuhan, yang adalah hubungan seksual di luar pernikahan resmi, akan terbuka lebar.

Rabu, 18 Maret 2009

ABIE...

ABIE..

Abdul Malik (Abie)
itu dy..
sosok yang pertama kali ku lihat..
senyumnya..
matanya..
tawanya..
candanya..
diamnya...
semua membuat ku selalu kanen..

pernah ku ucap ini padanya:

Ya Allah....

Jika memang aku jatuh cinta kepadanya dan dia jatuh cinta kepadaku,, berilah kami kekuatan untuk mengungkapkan serta menahan rasa cinta ini tetap kokoh di hati. Jika memang dia jodohku,, berikan aku kekuatan untuk mendampinginya di jalan – Mu. Tetapi jika memang dia bukan jodohku,, lipatkanlah kekuatan di hatiku untuk rasa gelisah dan kesedihan ini. Aku sadar, bahwasannya aku lemah dengan hatiku. Namun aku belum yankin bisa merasakan rasa yang sama seprti apa yang aku rasakn saat ini. Melihat senyumnya, aku seperti meneguk sungai madu – Mu. Melihat tatapan matanya, aku seperti melihat kilau cahaya yang terpantul dari embun pagi di surga – Mu.


Namun,, tak pernah ku tahu jawabnya..

yang ku tahu,, ia merasakan apa ynag ku rasakan pula..

rasa sayang dan cinta yang kan terus tumbuh bersama waktu..

janjinya padaku,, untuk melihat kembang api bersama kan terus ku nanti hingga saat itu tiba..





Ya Allah,,

rasa sayangku padanya akan terus bertambah bersama waktu..

yah,, bersama waktu..